2020-05-15

Tugas V-Class M10 Pengantar Akuntansi Keuangan 2


Nama : Melur Puspitasari  Kelas : 2KA26
NPM : 15118126

Tugas Vclass M10


1.       FIFO (First In First Out) adalah metode persediaan dengan ketentuan, yaitu barang yang pertama kali masuk akan dijual/dikeluarkan terlebih dahulu, sedangkan barang yang terakhir masuk akan dijual/dikeluarkan nanti. Pencatatan yang dilakukan pertama kali adalah pencatatan barang persediaan yang pertama kali masuk. Nilai persediaan yang disajikan dalam jenis jenis laporan keuangan dengan metode FIFO berdasarkan nilai harga yang paling baru.
Contoh :
Metode LIFO biasa diterapkan pada toko baju. Toko baju mengeluarkan terlebih dahulu baju dengan tren model terbaru yang terakhir masuk. Jika toko baju mengeluarkan baju yang pertama kali masuk, nantinya baju yang terakhir masuk akan kehilangan trennya karena akan muncul tren model baju terbaru lagi.

2.       LIFO (Last In First Out) adalah metode persediaan dengan ketentuan, yaitu barang yang terakhir masuk akan dikeluarkan atau dijual terlebih dahulu, sedangkan barang yang pertama kali masuk akan dikeluarkan atau dijual nanti. Pencatatan persediaan yang dilakukan pertama kali adalah pencatatan barang/persediaan yang terakhir kali masuk. Penggunaan metode LIFO dilakukan untuk memudahkan proses penataan barang dari segi pemasukan dan pengambilan barang persediaan. Contoh :
Metode FIFO diterapkan di warung, mini market, ataupun super market.
Mereka menjual atau mengeluarkan produk-produk yang pertama kali masuk terlebih dahulu, sedangkan produk-produk yang terakhir kali masuk akan disimpan di dalam gudang untuk dikeluarkan nanti.


Tugas V-Class M9 Pengantar Akuntansi Keuangan 2


Nama : Melur Puspitasari Kelas : 2KA26
NPM : 14118086
Tugas Vclass M9

Kompas Industri Co.
                Statement of cost of goods manufactured June 30






Work in process inventory, June 30...................................................... Rp 4.500.000
Direct materials :
Direct materials inventory, June 30.................................................. Rp6.000.000
Direct materials purchases............................................................... Rp 25.500.000

Cost of direct material available for use ........................................
Rp 31.500.000
Less direct materials inventory, June 30 ..........................................
Rp 5.200.000
Cost of direct materials placed in production ................................
Rp 26.300.000
Direct Labor ...................................................................................
Rp 31.500.000
Factory overhead :


Indirect Labor ......................................................
Rp 22.050.000

Sales cost ……………………………………… Rp 9.040.000
General cost .........................................................
Rp 10.320.000

Interest cost ..........................................................
Rp 1.900.000

Total factory overhead ...................................................
Rp 43.310.000
Total manufacturing cost ……………………………………….
Rp 101.110.000
Total work in process during priod …………………………….
Rp 105.610.000
Less work in process inventory June 30 ………………………..
Rp 6.350.000
Cost of goods manufactured …………………………………….
Rp 99.260.000